Moskow Kecam Keras Kematian Khamenei, Putin Sebut Pelanggaran Hukum Internasional

ItsAllAbaoutAutomotive.com – Moskow, Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menyampaikan kecaman atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam pernyataan sikapnya, Putin menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap norma moralitas maupun hukum internasional.

Posisi Rusia yang merupakan sekutu strategis Iran semakin menguat pasca-peristiwa ini. Sebagai catatan, Teheran selama ini dikenal memberikan dukungan signifikan bagi operasi militer Rusia di Ukraina.

Mengungkit laporan dari AFP pada Senin (2/2/2026), sikap resmi Rusia ini tertuang dalam surat yang dikirimkan Putin kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkan, pada Minggu kemarin. Dalam surat tersebut, Putin menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Khamenei.

Putin menggambarkan mendiang Khamenei sebagai figur “negarawan luar biasa yang memberikan kontribusi pribadi yang sangat besar bagi pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran”.

READ :  Awal Kemarau 2026 Indonesia Mulai April, Ini Penjelasan BMKG

Dalam korespondensi tersebut, pemimpin Rusia itu secara spesifik menyebut bahwa peristiwa yang merenggut nyawa Khamenei dilakukan dengan “pelanggaran sinis” terhadap segala norma moral kemanusiaan serta hukum internasional yang berlaku. Putin turut menitipkan pesan simpati dan dukungan tulus bagi keluarga mendiang, jajaran pemerintah, serta seluruh rakyat Iran.

Sebelumnya, pada Sabtu, Moskow telah lebih dulu mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk serangan tersebut. Rusia menyebut insiden itu sebagai “petualangan berbahaya” yang berpotensi memicu “bencana” bagi stabilitas kawasan.

Di hari yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, melakukan komunikasi via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Pihak Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan bahwa inisiatif komunikasi tersebut datang dari pihak Iran.

READ :  Cara Mendaftar Haji di Kemenag Lengkap

Langkah diplomatik ini diambil di tengah upaya kedua negara untuk mempererat koalisi. Sebagaimana diketahui, pada 2025 lalu, Rusia dan Iran telah meresmikan perjanjian kemitraan strategis yang mencakup penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk aspek militer. (Dan/Net)