Ketua DPRD Sumsel Pimpin Reses di SMK Negeri 3 OKU, Fokus Pada Sinergi Pendidikan dan Pembangunan

BATURAJA, apokabar.news – Kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan V (OKU dan OKU Selatan) yang digelar di SMK Negeri 3 OKU, Rabu (17/2/2026), Berbagai aspirasi mulai dari penguatan pendidikan, pembangunan fasilitas ibadah sekolah, hingga persoalan infrastruktur dasar desa mengemuka dalam forum tersebut.

Reses tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, SE., MM dari Fraksi Golkar. Turut hadir Koordinator Reses Fraksi Gerindra Sri Mulyadi, SE., M.Si; Isyana Lonitasari, SH dari Fraksi Demokrat; At Thahirah Putri Lestari, SE dari Fraksi PPP; Fathan Qoribi, ST dari Fraksi PKB; Andri Fitriansyah, ST., MM dari Fraksi NasDem; serta Mirza Gumay, S.IP dari Fraksi PAN.

Kegiatan itu juga dihadiri Asisten I Pemkab OKU Indra Susanto, S.Sos, unsur Koramil Kota Baturaja, Kapolsek Baturaja Timur, tokoh agama Desa Air Paoh Ustadz Saiful Asrori, Lc., Kepala Desa Air Paoh beserta perangkatnya, perwakilan PGRI Kabupaten OKU yang diwakili Wakil Ketua PGRI H. Asuswani, M.Pd., para kepala SMA/SMK negeri dan swasta se-Kota Baturaja, guru, tokoh masyarakat, komite sekolah, orang tua siswa, hingga perwakilan pelajar.

READ :  Berapa Lama Pencairan Asuransi Motor Hilang?

Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 3 OKU Hanapi menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolah yang ia pimpin sebagai lokasi reses. Ia menjelaskan, sekolah yang berdiri sejak 1985 tersebut kini memiliki 1.547 siswa dengan delapan program keahlian.

Hanapi menyoroti tantangan utama pendidikan vokasi, yakni serapan lulusan ke dunia industri. Ia memohon dukungan DPRD untuk membantu membuka jejaring kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri di Sumatera Selatan agar lulusan SMK memiliki peluang kerja yang lebih luas dan berdaya saing.

Dialog terbuka yang berlangsung hangat memunculkan sejumlah usulan strategis. Ketua Komite SMK Negeri 3 OKU, Agus Maulana, meminta dukungan infak untuk pembangunan mushola sekolah. Sementara itu, Kepala Desa Air Paoh Dua, Arsan Aripai, menyampaikan keluhan terkait keterbatasan air bersih serta mengusulkan penambahan dana desa guna mendukung pembangunan infrastruktur dasar.

Dari kalangan guru dan tenaga kependidikan, aspirasi yang mengemuka antara lain kesenjangan tunjangan beras bagi PPPK, hilangnya honor tambahan, serta kebutuhan perlindungan hukum melalui penguatan regulasi atau undang-undang guru.

Seluruh masukan yang disampaikan masyarakat dicatat melalui diskusi langsung maupun formulir resmi yang telah disiapkan panitia. DPRD memastikan setiap aspirasi akan dianalisis secara komprehensif dan diperjuangkan dalam rapat komisi serta pembahasan anggaran provinsi bersama pihak eksekutif, dengan mempertimbangkan regulasi dan skala prioritas kebutuhan daerah OKU dan OKU Selatan.

READ :  Cara Daftar KIP Kuliah 2026 Online Lengkap dan Mudah

Menutup kegiatan, Andie Dinialdie mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta. Ia menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung pembangunan masjid sekolah, peningkatan fasilitas pendidikan, penguatan kerja sama industri untuk memperluas serapan lulusan, serta perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan guru.

Menurutnya, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan generasi muda, demi masa depan OKU dan OKU Selatan yang lebih maju dan bermartabat.(Bal)