Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham BBYB, Porsi Tembus 10,53 Persen

JAKARTA, apokabar.news — PT Gozco Capital kembali menambah porsi kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Dalam aksi korporasi terbarunya, Gozco Capital memborong 164 juta saham BBYB dengan nilai transaksi mencapai Rp 59,7 miliar. Pembelian ini menjadi yang ketiga dalam kurun empat bulan terakhir.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 4 Februari 2026, saham BBYB tersebut dibeli dengan harga Rp 364 per saham. Dengan transaksi ini, porsi kepemilikan Gozco Capital meningkat signifikan dari sebelumnya 9,31% menjadi 10,53%, setara dengan 1,41 miliar saham.

Sebelumnya, Gozco Capital telah beberapa kali menambah kepemilikan saham Bank Neo Commerce. Pada November 2025, perseroan membeli 72,4 juta saham BBYB sehingga kepemilikannya naik menjadi 7,75%. Kemudian, pada Januari 2026, Gozco Capital kembali menambah 207 juta saham BBYB dengan harga Rp 474 per saham dan nilai transaksi sebesar Rp 98,12 miliar. Aksi tersebut mendorong kepemilikan menjadi 9,31%.

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono menyampaikan apresiasinya atas meningkatnya kepemilikan saham PT Gozco Capital. Menurutnya, kepercayaan yang terus diberikan pemegang saham menjadi fondasi penting bagi perseroan untuk terus meningkatkan kinerja dan layanan.

READ :  Parlemen Iran Dorong Penutupan Selat Hormuz, Pertamina Siapkan Rute Alternatif

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT Gozco Capital terhadap Bank Neo Commerce. Jajaran manajemen dan seluruh Neobankers akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja Perseroan dan menjaga tata kelola yang baik ke depan. Kepercayaan yang terus diberikan oleh para pemegang saham menjadi bensin bagi Bank Neo Commerce untuk terus berupaya meningkatkan kinerja Perseroan,” ungkap Eri dalam siaran pers, Rabu (4/2/2026).

Dari sisi kinerja, hingga Oktober 2025 Bank Neo Commerce mencatatkan performa keuangan yang solid. Perseroan berhasil menjaga tren pertumbuhan profitabilitas positif melalui efisiensi operasional serta perbaikan kualitas aset.

Total laba Bank Neo Commerce hingga Oktober 2025 tercatat sebesar Rp 517,20 miliar, melonjak 73 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,95 miliar. Capaian tersebut mencerminkan operasional perbankan yang semakin matang serta kemampuan perseroan dalam menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.

READ :  Cara Mengaktifkan Kartu KKS Lewat HP dengan Mudah

“Kinerja Bank Neo Commerce yang telah berjalan dengan baik selama 2025, kami upayakan akan terus berlanjut di tahun 2026 ini. Di tengah kondisi pasar yang sangat dinamis belakangan ini, kepercayaan dari para pemegang saham dan nasabah merupakan dorongan yang kuat bagi kami untuk terus senantiasa melakukan yang terbaik dan menghadirkan layanan keuangan yang mampu menjadi solusi atas kebutuhan nasabah,” tambah Eri.

Memasuki 2026, Bank Neo Commerce juga memperkenalkan identitas korporasi baru dengan tagline “Satu Bank Banyak Tujuan”. Pembaruan ini menjadi penanda semangat baru Bank Neo dalam memperkuat perannya sebagai bank berbasis layanan digital yang inovatif, inklusif, dan berdampak bagi perekonomian Indonesia.