Harga Emas Antam Turun Tajam, Buyback Ikut Terkoreksi

apokabar.news – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada perdagangan Rabu (4/3/2026). Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia di Butik Pulo Gadung, Jakarta Timur, harga emas bersertifikat Antam tercatat turun signifikan.

Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram berada di level Rp3.045.000. Angka tersebut merosot Rp70.000 dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang tercatat Rp3.122.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga jual kembali emas Antam juga ikut terkoreksi. Hari ini, harga buyback turun Rp107.000 menjadi Rp2.794.000 per gram.

Sementara itu, transaksi emas batangan tetap mengacu pada ketentuan perpajakan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023, setiap pembelian emas batangan dikenakan pajak yang dipungut langsung saat transaksi. Aturan ini berlaku untuk seluruh jenis emas batangan, baik pecahan kecil maupun gramasi besar.

READ :  Cara Menghilangkan Sakit Gigi Dalam 5 Menit Secara Alami

Dalam praktiknya, pembelian maupun penjualan kembali emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Tarifnya berbeda bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan non-NPWP. Pemegang NPWP dikenakan tarif 0,25 persen, sedangkan konsumen tanpa NPWP dikenakan tarif 0,5 persen.

Sebagai ilustrasi, apabila harga emas per gram berada di posisi Rp1.000.000, maka pembeli akan membayar Rp1.002.500 sesuai ketentuan pajak yang berlaku.

Berikut rincian harga emas batangan Antam yang tercantum di laman Logam Mulia hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.572.500
  • 1 gram: Rp3.045.000
  • 2 gram: Rp6.030.000
  • 3 gram: Rp9.020.000
  • 5 gram: Rp15.000.000
  • 10 gram: Rp29.945.000
  • 25 gram: Rp74.737.000
  • 50 gram: Rp149.395.000
  • 100 gram: Rp298.712.000
  • 250 gram: Rp746.515.000
  • 500 gram: Rp1.492.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.985.600.000
READ :  Cara Aktifkan BPJS Non Aktif dengan Mudah dan Cepat

Dengan penurunan ini, pelaku pasar kembali mencermati pergerakan harga emas dalam beberapa hari ke depan, terutama di tengah dinamika pasar global yang masih berlangsung.

(Bal/net)